Capaian Pembelajaran Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

CAPAIAN PEMBELAJARAN PRODI TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS NAROTAMA

Program Studi Teknik Sipil telah menetapkan Capaian Pembelajaran lulusan sesuai dengan hasil tracer study dan Workshop tentang Capaian Pembelajaran yang telah dilaksanakan pada tanggal 23 – 24 Juni 2015, dengan melibatkan beberapa stakeholders yaitu organisasi profesi teknik sipil, lembaga pemerintahan, pengguna lulusan, alumni, dosen, mahasiswa serta pimpinan Program Studi lainnya.
Hasil rumusan Capaian Pembelajaran sebagai Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi ini sudah disesuaikan Visi dan Misi Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama dan disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Permendikbud SNPT).
Berdasarkan Permendikbud SNPT bahwa Capaian Pembelajaran lulusan merupakan kriteria standar kompetensi lulusan pendidikan tinggi yang merupakan internalisasi ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Capaian Pembelajaran dirumuskan ke dalam deskripsi yang mencakup aspek Sikap, Penguasaan Pengetahuan/Keilmuan, Keterampilan Umum dan Keterampilan Khusus. Adapun hasil rumusan Capaian Pembelajaran Program Studi Universitas Narotama adalah sebagai berikut:

A. SIKAP DAN TATA NILAI

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  11. Bewawasan global, profesional, inovatif, kreatif, dan mampu bekerja sama dalam satu tim.

B. PENGETAHUAN UMUM (PENGUASAAN PENGETAHUAN)

  1. Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam;
  2. Mampu menguasai berbagai metode kerja pelaksanaan konstruksi;
  3. Menguasai pemahaman dan penerapan dokumen pelaksanaan berupa kontrak dan dokumen pendukungnya (contohnya: gambar kontrak/teknis dan gambar kerja), dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung di lapangan;
  4. Mampu menguasai prosedur penyusunan struktur organisasi proyek lengkap dengan personil, uraian tugas dan wewenang sesuai jumlah dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan perkerjaan sesuai dengan isi kontrak;
  5. Mampu menguasai prosedur penyusunan dan pengendalian jadwal waktu pelaksanaan proyek;
  6. Mampu menguasai dasar-dasar perencanaan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan berkelanjutan;
  7. Mampu menguasai prosedur kerja pengawas;
  8. Memiliki pengetahuan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan Lingkungan di tempat kerja;
  9. Menguasai prosedur pelaksanaan survey pengukuran dalam kegiatan-kegiatan pelaksanaan konstruksi gedung, meliputi pengoperasian peralatan ukur, membaca gambar desain bangunan serta pelaksanaan stake out sesuai spesifikasi yang disyaratkan dengan memperhatikan K3 dan Lingkungan.

C. KETRAMPILAN UMUM (HAK / WEWENANG & TANGGUNG JAWAB)

  1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
  2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur;
  3. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
  4. Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
  5. Mengambil keputusan secara tepat berdasarkan analisis dalam melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pekerjaannya yang menjadi tanggung jawabnya;
  6. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
  7. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
  8. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;
  9. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
  10. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi;

D. KETRAMPILAN KHUSUS (KETERAMPILAN KERJA)

  1. Mampu menerapkan prinsip-prinsip matematika dan sains alam, serta prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks (complex engineering problem) pada bidang rekayasa geoteknik, rekayasa transportasi, dan perancangan dan pembangunan (konstruksi) prasarana (infrastruktur) seperti jalan, jembatan, gedung, dan bangunan air;
  2. Mampu menemukan sumber masalah rekayasa pada bidang rekayasa geoteknik, rekayasa transportasi, dan perancangan dan pembangunan (konstruksi) prasarana (infrastruktur) seperti jalan, jembatan, gedung, dan bangunan air melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa;
  3. Mampu melakukan riset yang mencakup identifikasi, formulasi dan analisis masalah rekayasa pada bidang rekayasa geoteknik, rekayasa transportasi, dan perancangan dan pembangunan (konstruksi) prasarana (infrastruktur) seperti jalan, jembatan, gedung, dan bangunan air;
  4. Mampu merumuskan alternatif solusi untuk masalah rekayasa pada bidang rekayasa geoteknik, rekayasa transportasi, dan perancangan dan pembangunan (konstruksi) prasarana (infrastruktur) dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan (environmental consideration);
  5. Mampu melakukan aktifitas rekayasa transportasi, merancang dan merencanakan proses
    pembangunan prasarana (infrastruktur) seperti jalan, jembatan, gedung, dan bangunan air dengan pendekatan analitis dan mempertimbangkan standar teknis, aspek kinerja, keandalan, kemudahan penerapan, keberlanjutan, serta memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan;
  6. Mampu memilih sumberdaya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa geoteknik, rekayasa transportasi serta perancangan dan pembangunan (konstruksi) prasarana (infrastruktur) seperti jalan, jembatan, gedung, dan bangunan air;
  7. Memiliki kemampuan pelaksanaan konstruksi;
  8. Memiliki kemampuan menyusun dan memanfaatkan jadwal pekerjaan untuk mengendalikan pelaksanaan konstruksi;
  9. Mampu menyusun Organisasi Proyek, termasuk mampu merinci ruang lingkup pekerjaan dan menghitung jumlah tenaga kerja yang diperlukan;
  10. Menyusun dan mengelola anggaran biaya;
  11. Menguasai penggunaan alat ukur;
  12. Memiliki kemampuan penyelesaian sengketa konstruksi;
  13. Menguasai aplikasi komputer di bidang teknik sipil untuk desain;
  14. Memiliki kemampuan manajemen resiko proyek (memiliki kepekaan terhadap dampak yang terjadi selama proyek);
  15. Memiliki pengetahuan material konstruksi dan kebutuhannya;
  16. Kemampuan melakukan desain konstruksi yang berkelanjutan;
  17. Menguasai aplikasi komputer di bidang teknik sipil;
  18. Memiliki kemampuan manajemen infrastruktur yang terintegrasi dan berkelanjutan;
  19. Mampu membuat dan menganalisis usulan proyek yang tepat sasaran.